Saturday, 23 January 2016

Program Bela Negara Bagi Warga Sipil di Indonesia, Perlukah?

Dalam waktu dekat ini, Pemerintah bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia akan memulai program pelatihan yang disebut program “Bela Negara” yang rencananya akan mewajibkan seluruh warga negara di masing-masing provinsi di Indonesia untuk mengikuti pelatihan tersebut. Tujuan dari diadakannya program ini tidak lain adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh warga negara Indonesia. Program ini disebut untuk mendukung program dari Pemerintahan Kabinet Kerja yaitu Revolusi Mental. Program dengan konsep serupa sebelumnya sudah terlebih dahulu di laksanakan di negara tetangga kita, yakni  Singapura dan Korea Utara. Di Singapura dan Korea Utara, warga sipil diwajibkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan yang bersifat militer, dengan materi pendidikan dan pelatihan yang tidak jauh beda dengan pelatihan tentara. Warga sipil dididik dan dilatih untuk angkat senjata seperti halnya tentara.
Berbeda dengan Singapura dan Korea Utara, pelatihan Bela Negara di Indonesia  tidak menerapkan sistem wajib militer. Konsentrasi dari program pelatihan Bela Negara ini adalah pola pikir dan rohani dari setiap peserta. Warga Negara Indonesia yang ikut dalam pelatihan ini, akan di didik dan dilatih pola pikir serta rohaninya dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan jiwa cinta tanah air  dalam dirinya. Dalam pelatihan ini mungkin akan diterapkan pula pelatihan fisik. Namun pelatihan fisik yang diterapkan adalah pelatihan fisik standar, yaitu baris berbaris.
Melihat kondisi Masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak bangsa pada era yang semakin modern ini, saya rasa program pelatihan Bela Negara yang dicanangkan oleh Pemerintah ini sangatlah diperlukan. Pada era yang semakin bebas ini, rasa cinta tanah air dalam diri setiap orang tentulah semakin berkurang. Dengan kebebasan dalam melakukan segala sesuatu, serta semakin maraknya fenomena gadget yang semakin merebut waktu serta fokus anak-anak bangsa, rasa cinta terhadap tanah air Indonesia ini pun semakin lama semakin berkurang. Problematika dan fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang ini,  membuat masyarakat menjadi semakin egois, membuat diri sendiri sebagai prioritas utama sedangkan bangsa dan negara menjadi nomor terakhir dalam daftar.
Ada banyak contoh yang dapat kita temui di lingkungan masyarakat. Fenomena berkurangnya nasionalisme dan rasa cinta tanah air di masyarakat ditunjukkan dengan maraknya kasus-kasus korupsi di pemerintahan kita, berita tentang konflik antar agama yang terjadi di beberapa daerah di negara kita, serta fenomena munculnya gerakan-gerakan yang ingin memecah belah kesatuan yang datangnya bukanlah dari luar, melainkan dari dalam tubuh Indonesia. Hal ini tentulah merupakan sebuah keprihatinan dan seharusnya menjadi perhatian bagi kita generasi muda.
Oleh karena itu program Bela Negara yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan, sangatlah penting untuk masa depan bangsa ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat, mengingat semakin memprihatinkannya negeri kita dari segi nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Melalui program Bela Negara ini, diharapkan dapat menyadarkan kembali Warga Negara Indonesia khususnya para pemuda dan pemudi bangsa, tentang pentingnya rasa cinta tanah air, tentang luar biasanya perjuangan para pahlawan kita dimasa penjajahan untuk merebut negara kita dari penjajahan bangsa-bangsa lain, serta tentang betapa penting dan besarnya peran kita untuk bangsa ini. Sebab sebenarnya kemerdekaan kita masih kurang. Karena kemerdekaan bukanlah hanya menyangkut kebebasan dari penjajah. Kemerdekaan adalah ketika setiap kita sebagai warga negara sadar akan indahnya negara yang Tuhan berikan kepada kita. Dari kesadaran tersebut, maka akan tercipta rasa cinta akan negeri ini.


Pelatihan Bela Negara ini merupakan suatu langkah awal menuju Indonesia yang lebih baik. Karena untuk memperbaiki dan memajukan bangsa ini, maka terlebih dahulu kita perlu memperbaiki warga negaranya, terkhusus para pemuda dan pemudinya. Melalui pelatihan ini diharapkan bagi para pemuda dan pemudi bangsa agar dapat menjadi  roda penggerak kemajuan bangsa. Kemajuan itu dapat kita capai, bukan hanya karena ilmu pengetahuan yang dimiliki saja, namun yang terpenting adalah kecintaan kita terhadap negara ini. Ketika kita sudah mencintai negara ini, maka kita akan terus ingin memberikan yang terbaik baik negara ini. 
thumbnail
Judul: Program Bela Negara Bagi Warga Sipil di Indonesia, Perlukah?
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Artikel :

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz